Langsung ke konten utama

DUSTA MAKAMAH AGAMA,PENDETA,DAN KAISAR KONSTANTIN

POIN YG DIPELAJARI:
-PENGERTIAN DUSTA
-DUSTA MAKAMAH AGAMA,PENDETA,DAN KAISAR KONSTATIN
-EKSPOSISI AYAT

MATIUS 28:11-15

ILUSTRASI:
Ibarat menanam sebuah benih, kebohongan akan menjadi pohon yang berbuah lebat, dan menghasilkan benih-benih lain yang akan menumbuhkan pohon kebohongan yang lain. Ini mungkin sedikit menggambarkan, bahwa sebuah kebohongan tidak akan berhenti pada kebohongan saat itu saja, atau pada orang yang kita jumpai saat itu, tetapi kebohongan akan menyebar pada orang-orang yang sebenarnya tidak bisa diprediksi dan bergulir seterusnya.
Berawal dari pengalaman pribadi, bagaimana sebuah siklus kebohongan itu tidak akan terputus dan tak akan berhenti bergulir saat itu saja. Dia tidak bisa diprediksi siapa saja yang akan mengecap kebohongan itu. Ada baiknya, anda membaca ilstrasi nyata yang saya alami dibawah ini.
Berawal dari telpon sebuah perusahan yang besar, yang memanggil untuk wawancara. Saat itu saya adalah seorang executive office di sebuah perusahaan asing. Tetapi karena tidak terlalu suka dengan pekerjaan yang lebih banyak berhubungan dengan laporan dan computer, sehingga saya berniat untuk mencari pekerjaan lain yang lebih manusiawi (maksudnya lebih banyak berhubungan dengan manusia, karena latar belakang saya adalah psikologi).
Hari itupun tiba, sebuah perusahaan besar menelpon untuk wawancara esok hari. Saya sudah siap untuk wawancara, mungkin karena saya sering menjadi interviewer sebelumnya pada seleksi-seleksi, sehingga interview adalah hal yang biasa. Yang menjadi masalah secara pribadi adalah, bagaimana meminta izin kepada atasan untuk mengikuti wawancara pada pada perusahaan lain. Bukan karena atasan tidak akan memberikan izin, karena saya tahu, atasan saya saat ini sangat percaya pada saya, tetapi karena atasan saya adalah seorang yang sangat saya hormati, dan tidak ingin mengecewakannya.
Akhirnya saya pun minta izin dengan alasan ketemu teman di perusahaan lain. Saya sadar, bahwa saya sudah berbohong, tetapi karena alasan saya tidak terlalu meleset, yaitu teman  pewawancara (walaupun tidak kenal), dan lagian yang saya bohongi hanya satu orang, yaitu atasan saya.
Sayapun memulai aksi, meninggalkan ruangan. Teman-teman kantor yang saya lewati bertanya, Pak Ardi mau kemana? Karena segan ketahuan sama manager, saya pun mengatakan “ingin ketemu teman di perusahaan A”. saya sadar, saya sudah membohongi beberapa orang teman kantor. Lanjut ke lantai dasar, security pun bertanya “Pak Ardi mau kemana?”, ya sama saja, saya ingin ketemu teman di perusahaan A, saya takut jangan sampai ada yang mendengar jika mau wawancara ditempat lain. Saya sadar, sudah lebih dari sepuluh orang yang saya bohongi, baru sampai di pos security, berarti dosanya juga sudah berlipat 10kali lebih, ini diluar perkiraan saya. Ternyata, sepeninggal saya dikantor banyak kolega yang mencari dan meminta laporan yang urgent. Teman-teman yang lain mengatakan saya sedang keluar, ketemu temannya di perusahaan A, ini berarti bahwa kebohongan saya sudah berbuah dan menghasilkan kebohongan yang serupa.
Ini adalah contoh ilustrasi nyata, bagaimana sebuah kebohongan, menggelinding tidak terprediksi seperti apa yang kita pikirkan sebelumnya. Jadi kebohongan yang kita anggap kecil akan menjadi besar, sebanyak orang yang mendengarnya, dan akan menyebar lagi entah sampai kapan.
Bagaimana dengan sebuah kebohongan yang mengatasnamakan sebuah kepercayaan, ajaran, atau agama? Itu adalah sebuah kebohongan yang tidak akan hilang selagi ajaran, kepercayaan dan agama itu masih ada. Jadi, hati-hatilah berkata, apalagi mengatasnamakan sebuah ajaran, kepercayaan dan agama tertentu. Bisa jadi anda akan membohongi seluruh isi bumi
A.PENERTIAN DUSTA
Bohong adalah pernyataan yang salah dibuat oleh seseorang dengan tujuan pendengar percaya(WIKIPEDIA)
tidak sesuai dengan hal (keadaan dan sebagainya) yang sebenarnya (KBBI)
B.DUSTA MAKAMAH AGAMA,PENDETA,DAN KAISAR  KONSTANTIN
MAKAMAH AGAMA:
1.BOHONG TENTANG KEBANKITAN YESHUA
2.BOHONG TENTANG KETUHANAN YESHUA
3.SUKA MEMFITNAH ADONAI YESHUA
PENDETA:
BANYAK
KONSTANTIN:
1,BOHONG SOAL PERJANJIAN BARU
2.ALKITAB SUDAH DIPALSUKAN KONTANTIN
3.BOHONG TENTANG NAMA TUHAN
C.EKSPOSISI AYAT
MATIUS 28:11-15
AYAT 11:Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.
PENJAGA=SETAN 
MAKAMAH AGAMA=PENDENGAR
AYAT 12:Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu
AYAT 13:
dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.
28:14Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."
28:15Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teratas di Hitung Cepat, Ini Tanggapan Ahok

Jakarta -  Sampai pukul 16.30 WIB, Rabu (15/2), perolehan suara pasangan calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mulai stabil di angka 42-43% yang membuat mereka memimpin di atas dua kandidat lainnya. Atas hasil tersebut, Ahok mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih pada pendukungnya, meskipun tidak sesuai keinginan untuk menang langsung satu putaran. "Kita pantas bersyukur dengan hasil yang kita capai," kata Ahok kepada para pendukungnya di posko Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat. "Mengapa? Tiga empat bulan yang lalu ada lembaga survei yang mengatakan Ahok jatuh nomor buncit, Ahok nomor tiga. Bahkan ada lembaga survei yang mengatakan suara kita hanya 10%." Melihat perkembangan hitung cepat, Ahok meyakini pemilihan gubernur ini akan berlanjut ke putaran kedua. "Tapi apa pun yang terjadi, kita sudah pantas bersyukur," kata Ahok, yang mendapat halangan besar di pemilihan ini karena menjadi terdakw...

RENUNGAN SANG SABAT

JANGAN SEPERTI ORANG FARISI *(Mengikuti Lembaga Pancar Pijar Alkitab – Scripture Union di Indonesia, bagian dari The Scripture Union Worldwide Family of National Movement, dengan pemilihan perikop yang seirama dengan kalender gereja dan target menyelesaikan Alkitab dalam waktu delapan tahun.)  Ayat di Alkitab Berbeda dengan dua perumpamaan sebelumnya, tokoh dala perumpamaan ini ada tiga orang: ayah, anak sulung, dan anak bungsu. Diceritakan bahwa si anak bungsu telah melakukan suatu kesalahan besar. Harta keluarga yang dia minta dari ayahnya (12) tidak membuat dia menjadi hartawan abadi. Hidup secara tidak bijaksana di tempat perantauan membuat kekayaannya ludes (13-14). Bahkan untuk mengisi perutnya pun ia merelakan dirinya untuk melakukan pekerjaan hina (15-16). Itulah konsekuensi kesalahannya. Dalam titik terendah itulah, ia menyadari bahwa dirinya tidak berharga lagi. Karena itu, ia bermaksud untuk kembali kepada ayahnya. Ia tak akan menuntut apapun dari ayahnya, ia hany...

Remnants Giant Side Treasure Found In Ancient Iran

Arkeolog in western Iran have discovered a treasure trove of ancient artifacts, including skeletal bones "very tall man" who lived more than 1,500 years ago. Archaeologists who excavated the site in the Iranian province of Lorestan have found a large number of important historical artifacts that come from dating thousands of years ago. The most interesting discovery is the skeleton of a man who is very tall, about two meters, a contemporary of the Sasanian Empire, who ruled from about 224 AD to 651 AD, when conquered by the Caliph of Islam. Archaeologists also found artefacts dating from the days of the Achaemenid Empire, which there are about 550 BC until its destruction at the hands of Alexander the Great in 330 BC, and the Parthian Empire from about 250 BC - 224 AD "In the course of the recent excavation at Chia Sabz region of Lorestan province, we find relics from the time of the Achaemenid Empire," the chief archaeologist Ata Hasanpour told Mehr News ...